Materi edukasi ringkas yang juga ditampilkan di E-Kartu Anemia setiap siswa, agar mudah dibagikan dan diingat.
Konsumsi daging merah, hati, ikan, telur, serta sayuran hijau seperti bayam dan kangkung setiap hari. Padukan dengan sumber vitamin C (jeruk, jambu, tomat) agar penyerapan zat besi lebih optimal.
Minum teh atau kopi bersamaan waktu makan dapat menghambat penyerapan zat besi dari makanan. Beri jarak minimal satu jam sebelum atau sesudah makan.
Minum TTD secara rutin sesuai program sekolah — umumnya satu tablet setiap minggu — membantu mencegah dan mengoreksi kekurangan zat besi pada remaja putri.
Kelelahan kronis dan daya tahan tubuh yang menurun dapat memperberat gejala anemia. Cukupi waktu tidur dan jaga kebersihan diri sehari-hari.
Mengganti pembalut lebih dari 5–6 kali sehari saat darah sedang banyak menandakan pendarahan berat, yang dapat memperbesar risiko anemia. Segera konsultasikan ke kader atau puskesmas.
Bila mengalami menstruasi dengan darah sangat banyak, mudah lelah, pusing, atau pucat berkepanjangan, segera periksa ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat untuk pemeriksaan Hb lebih lanjut.
Cek E-Kartu Anemia dengan NIK untuk melihat hasil skrining dan panduan pencegahan yang sesuai.
Cek E-Kartu Anemia